Monday, May 2, 2011

pernah juga

pernah juga masakini,
air mata tumpah saat-saat di pembaringan,
saat-saat mata melayari segenap ruang didinding,

bukan kenapa-kenapa,
tapi bila teringatkan peristiwa di siang hari,
tatkala matahari menyinari bumi,
kadang-kadang hati tersakiti,
tapi dek kerana terlalu leka mengejar satu-satu perkara yang lebih penting,
air mata tahu bahwa itu bukan saat sesuai untuk dihamburkan.

lantas bila semuanya udah reda,
di pembaringan basah semuanya,
kerna lepas semua sakit-sakit di dada.

dan esok pagi,
aku perlu bangun dengan hati yang ceria,
kerna masih bisa menyedut udara segar,
dari ILAHI.


xoxo.

No comments:

Post a Comment